Bina Desa PPKn (UBB) di Desa Air Mesu: Dorong Potensi Wisata dan Hilirisasi UMKM Durian
BANGKA TENGAH - Tim Bina Desa dari program studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Universitas Bangka Belitung (UBB) menggelar silaturahmi dan penjajakan awal program Bina Desa di Kantor Desa Air Mesu, Kabupaten Bangka Tengah. Pertemuan yang berlangsung pada pukul 14.00 hingga 15.00 WIB ini difokuskan pada pemetaan masalah dan kebutuhan (need assessment) masyarakat setempat.
Sekretaris Desa Air Mesu, Bapak Makhrus, beserta jajaran perangkat desa menyambut hangat kehadiran tim PPKn yang terdiri dari Reza Adriantika Suntara, M.Pd., Hanifa Intan Desiga, M.Pd., dan Zanuar Barep P., M.Sc.
Dalam diskusi tersebut, terungkap fakta menarik terkait pergeseran isu prioritas di masyarakat. "Kondisi sudah tertangani. Pihak desa proaktif dan sudah ada bantuan suplai air dari Polsek serta dukungan dari BNPB," ungkap pihak desa terkait krisis air bersih, sebagaimana dikutip dari laporan hasil penilaian lapangan. Persoalan utama yang mendesak kini bergeser pada sektor ekonomi, mata pencaharian, dan pemberdayaan sumber daya manusia (SDM).
Potensi Durian Super Tembaga (ST) dan Tantangan Desa Wisata
Desa Air Mesu diketahui menyimpan potensi pariwisata yang menjanjikan, seperti kawasan air terjun dan Bukit Mangkol. Di sektor perkebunan, desa ini terkenal dengan Durian varietas ST yang mampu berbuah dalam kurun waktu tiga hingga lima tahun.
Meski demikian, hilirisasi produk masih menjadi kendala utama. Salah satu contohnya adalah produk olahan dodol durian lokal yang dinilai kurang memiliki daya tahan lama. "Desa sangat membutuhkan inovasi dan pengembangan SDM di bidang kewirausahaan dan Desa Wisata," tulis laporan tersebut.
Di sisi lain, dinamika kepemudaan juga menjadi perhatian. Organisasi Karang Taruna yang cenderung pasif membuat pemerintah desa berinisiatif menggabungkan pelibatan pemuda ke dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Kolaborasi ini diharapkan mampu menggerakkan roda pariwisata desa secara berkelanjutan, mengingat pemuda cukup aktif pada kegiatan seperti lomba 17 Agustus dan olahraga.
Sinergi Bina Desa dan HUT Desa Air Mesu ke-209
Merespons kebutuhan tersebut, Tim PPKn merumuskan perubahan strategi operasional. Fokus kegiatan Bina Desa yang awalnya mengantisipasi isu air bersih, kini dialihkan total pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kewirausahaan dan pariwisata.
Tim Bina Desa merekomendasikan tema "Pengembangan SDM Pariwisata dan Kewirausahaan dalam Mewujudkan Desa Wisata Air Mesu yang Berkelanjutan."
Rencananya, puncak kegiatan Bina Desa ini akan dihelat pada 1 Oktober 2026. Momentum ini dinilai strategis karena bertepatan dengan perayaan Bulan Ulang Tahun Desa Air Mesu yang ke-209. Sebanyak 40 hingga 60 peserta yang terdiri dari warga, pemuda, kelompok tani (Gapoktan), ibu-ibu PKK, dan perangkat desa ditargetkan akan berpartisipasi dalam program ini.